04 November 2016 11:20

Bupati Blitar Raih National Procurement Award 2016

Komitmen Bupati Blitar untuk menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa melalui Laya­nan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) berbuah penghargaan. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pe­merin­tah (LKPP ) RI menyematkan National Procurement Award 2016, dengan kategori Komitmen 100% eProcurement berdasarkan tinggi­nya komitmen,  dedikasi dan implementasi e-procurement.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dan Ke­pala LKPP RI, Agus Prabowo dalam Rapat Kerja Nasional LPSE 2016 di Balai Kartini Jakarta,  Kamis (3/11).

Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Blitar telah melakukan pengadaan secara elektronik melalui LPSE sejak tahun 2011 lalu. Pengadaan melalui LPSE, juga salah satu upaya pemerintah dalam efisiensi ang­garan serta menjadi penyedia barang dan jasa yang profesional ke depannya.

Dalam Rakernas LPSE tersebut, Kepala LKPP RI,  Agus Prabowo menyebutkan,  dalam mewujudkan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bersih dan akuntabel,  LKPP telah melakukan beberapa upaya refor­masi diantaranya mewajubkan Kementrian/Lembaga/Peme­rin­tah Daerah/Instansi untuk melakukan pengadaan barang/jasa melalui sistem elektronik yang difasolitasi oleh LPSE.

Sejak diinisiasi tahun 2008,  LPSE berkembang dari hanya 5 menjadi 644 LPSE yang tersebar di seluruh Indonesia dengan catatan transaksi Rp1.439 triliun dengan nilai efisiensi Rp112 triliun sampai tahun ber­jalan 2016. “Pemanfaatan LPSE oleh Kementerian,  lembaga,  pemda dan instansi memiliki peran penting sebagai motor penggerak pelaksanaan e-gover­nment nasional. LPSE telah meng­inspirasi pemda untuk mencipta­kan inovasi di bidang pengadaan melalhi pengembangan dan pem­nafaatan infrastruktur yang ada,” terangnya.

Meski demikian ungkapnya, LPSE juga menghadapi tantangan dalam menjalani fungsi dan tugas­nya, terutama jaminan fungsi kelembagaan LPSE,  kapasitas sumber daya dan infrastruktur yang terbatas serta keamanan informasi yang harus dijaga.

Untuk itu pihaknya menye­lenggarakan Rakernas setiap tahunnya yang diharapkan dapat meningkatkan standar sistim manajemen pengamanan infor­masi LPSE dengan penambahan fitur, peningkatan kapasitas ser­ver, hingga peningkatan keama­nan informasi. “Kita juga me­ngenalkan aplikasi baru untuk pengadaan secara elektronik berupa Sistim Rencana Umum Pengadaan,  Portal Inaproc.id, E-reverse auction, Competitive Cata­logue,  katalaog Lokal dan SPSE-ICB,  dalam mendukung pelaksa­naan praktik pengadaan secara elektonik yang bersih, transparan dan akuntabel,” sebutnya.